SKRINING DAN DIAGNOSTIK HUMAN PAPILLOMAVIRUS (HPV): KUTIL HINGGA KANKER
Keywords:
diagnosis, dermatovenereologi, HPV, kanker, penapisan.Abstract
Infeksi human papillomavirus (HPV) mencakup spektrum luas dari kutil anogenital jinak hingga kanker (serviks) invasif. Tipe HPV risiko rendah berhubungan dengan infeksi produktif, sedangkan tipe risiko tinggi berperan dalam transformasi epitel melalui disregulasi siklus sel yang persisten. Meskipun sebagian besar infeksi bersifat sementara, persistensi HPV risiko tinggi menjadi dasar progresivitas perkembangan neoplasia intraepitel serviks dan keganasan. Pendekatan penapisan mengintegrasikan metode sitologi, inspeksi visual dengan asam asetat (VIA), serta pemeriksaan molekuler. Tes HPV DNA memiliki sensitivitas tinggi untuk mengidentifikasi populasi berisiko, sedangkan HPV mRNA meningkatkan spesifisitas melalui deteksi aktivitas onkogenik. Sitologi dan VIA berperan dalam triase serta deteksi perubahan seluler dan lesi yang terlihat. Kolposkopi dengan biopsi terarah dan evaluasi histopatologi tetap menjadi standar diagnosis definitif. Panduan WHO, CDC, dan ECDC menunjukkan pendekatan berbasis risiko dengan variasi sesuai ketersediaan sumber daya. Dalam praktik dermatovenereologi, kerangka ini menjembatani lesi klinis dan risiko subklinis untuk mendukung triase serta rujukan yang tepat. Pendekatan terintegrasi berbasis risiko penting untuk mengoptimalkan pengambilan keputusan klinis pada spektrum penyakit akibat HPV dari kutil anogenital hingga kanker.Downloads
Download data is not yet available.
Published
2026-09-17
How to Cite
Nurdjannah Jane Niode. (2026). SKRINING DAN DIAGNOSTIK HUMAN PAPILLOMAVIRUS (HPV): KUTIL HINGGA KANKER. The Abstract Proceedings of the Scientific Meeting of the Indonesian Society of Dermatology and Venereology, 1(1), 7. Retrieved from https://conference.perdoski.id/index.php/insdv/article/view/11
Conference Proceedings Volume
Section
Articles

