TUMOR KULIT GENITALIA NON-VENEREAL

Authors

  • Mochammad Rifky Luthfiandi RSUD Aji Batara Agung Dewa Sakti Samboja

Keywords:

tumor jinak, tumor ganas, tumor genitalia, varian normaltumor pra-ganas.

Abstract

Tumor kulit genitalia non-venereal (tidak menular secara seksual) mencakup spektrum kondisi yang beragam, mulai dari variasi anatomi hingga keganasan yang mengancam jiwa. Identifikasi yang tepat sangat penting untuk mencegah kesalahan diagnosis sebagai penyakit kelamin, yang sering kali menyebabkan tekanan psikologis berat pada pasien, serta untuk memandu terapi yang tepat. Tinjauan ini mengategorikan gambaran klinis tersebut ke dalam empat kelompok utama: varian normal, tumor jinak, lesi pra-ganas, dan keganasan. Varian normal, seperti vestibular papillomatosis, pearly penile papules, dan Fordyce spot, merupakan kondisi fisiologis asimtomatik (tanpa gejala) yang tidak memerlukan intervensi. Lesi jinak, termasuk kista Bartholin, akrokordon, dan angiokeratoma Fordyce, ditangani terutama untuk alasan kosmetik atau untuk meredakan gejala. Kondisi pra-ganas seperti lichen sclerosus, neoplasia intraepitelial vulva, dan eritroplasia Queyrat membawa risiko tinggi untuk berkembang menjadi karsinoma sel skuamosa (KSS) dan membutuhkan pemantauan yang cermat. Tumor ganas, yang didominasi oleh KSS dan melanoma, menuntut penentuan stadium histopatologis yang segera serta penatalaksanaan bedah multidisiplin. Pemanfaatan pemeriksaan klinis dan dermoskopi memungkinkan klinisi untuk menghindari pengobatan yang tidak perlu pada varian normal sekaligus memastikan intervensi dini untuk lesi ganas.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-09-17

How to Cite

Mochammad Rifky Luthfiandi. (2026). TUMOR KULIT GENITALIA NON-VENEREAL. The Abstract Proceedings of the Scientific Meeting of the Indonesian Society of Dermatology and Venereology, 1(1), 16. Retrieved from https://conference.perdoski.id/index.php/insdv/article/view/20