GIANT CONDYLOMA ACUMINATA PADA PASIEN DENGAN HIV: SEBUAH LAPORAN KASUS JARANG
Keywords:
bedah listrik., giant condyloma acuminata, HIV, human papillomavirusAbstract
Giant condyloma acuminata (GCA) atau Buschke–Löwenstein tumor (BLT) merupakan lesi verukosa jarang dengan sifat klinis agresif, berkaitan erat dengan infeksi human papillomavirus (HPV) tipe 6 dan 11, serta memiliki potensi invasi lokal dan kekambuhan yang tinggi, terutama pada pasien imunokompromi (HIV). Kasus: Laki laki usia 23 tahun dengan HIV yang sedang menjalani terapi antiretroviral (ARV) dan berperilaku seksual berisiko, dengan keluhan massa verukosa multipel menyerupai jengger ayam di regio anogenital dan perianal sejak sekitar tiga tahun. Pasien dilakukan eksisi menggunakan bedah listrik, terapi suportif, dan melanjutkan terapi antiretroviral. Selama pemantauan satu tahun pasca tindakan, tidak ditemukan kekambuhan. Diskusi: GCA merupakan pertumbuhan lanjut dari kondiloma akuminata (KA) dengan karakteristik klinis agresif, meskipun secara histopatologis bersifat jinak. Eksisi bedah luas menjadi terapi pilihan, sedangkan terapi non-bedah dan imunoterapi dapat digunakan pada kasus tertentu. Keberhasilan terapi dipengaruhi oleh eksisi adekuat, perbaikan status imun, dan pengendalian faktor risiko. Pencegahan, contoh vaksinasi HPV, penting untuk mencegah infeksi tipe lain dan menurunkan kejadian lesi baru. Kesimpulan: GCA pada pasien imunokompromi (HIV) memerlukan penatalaksanaan komprehensif dengan eksisi bedah luas dan peningkatan status imun. Pemantauan berkelanjutan penting untuk mendeteksi kekambuhan secara dini.Downloads
Download data is not yet available.
Published
2026-09-17
How to Cite
Ismi Masyithah, Patricsia Manalu, Moch. Rifky Luthfiandi, & Chusnul Chotimah. (2026). GIANT CONDYLOMA ACUMINATA PADA PASIEN DENGAN HIV: SEBUAH LAPORAN KASUS JARANG. The Abstract Proceedings of the Scientific Meeting of the Indonesian Society of Dermatology and Venereology, 1(1), 50. Retrieved from https://conference.perdoski.id/index.php/insdv/article/view/54
Conference Proceedings Volume
Section
Articles

