PENAPISAN INFEKSI MENULAR SEKSUAL PADA PENYINTAS KEKERASAN SEKSUAL: TINJAUAN SISTEMATIS SEBAGAI DASAR ALGORITMA KLINIS
Keywords:
infeksi menular seksual, kekerasan seksual, penapisanAbstract
Infeksi menular seksual (IMS) merupakan salah satu risiko yang dapat dialami oleh penyintas kekerasan seksual. Penapisan dan profilaksis IMS yang akurat dan tepat waktu menjadi hal penting untuk diperhatikan. Namun, praktik klinis menunjukkan masih adanya variasi yang berpotensi menyebabkan infeksi terlewat, pemberian intervensi yang tidak optimal, dan hilangnya kesempatan pencegahan komplikasi jangka panjang. Studi ini bertujuan untuk menganalisis bukti terkini mengenai penapisan dan profilaksis IMS pada penyintas kekerasan seksual, sehingga dapat menjadi dasar dalam penyusunan algoritma klinis berbasis lini waktu. Metode: Tinjauan sistematis dilakukan dengan mengikuti pedoman PRISMA 2020. Pencarian literatur dilakukan pada database PubMed, ScienceDirect, dan Cochrane Library antara Januari 2020-Desember 2025. Diskusi: Sebanyak 28 studi memenuhi kriteria inklusi. Pendekatan penapisan dan profilaksis optimal bergantung pada lini waktu pasca kejadian: fase akut (≤72 jam), fase dini (2–6 minggu), dan fase lanjut (3–6 bulan). NAAT direkomendasikan sebagai standar diagnostik utama. Doksisiklin pasca pajanan (doxy-PEP) menunjukkan penurunan insidensi sifilis dan klamidiosis hingga >70%. Kesimpulan: Tinjauan ini memberikan wawasan penting untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi penyintas kekerasan seksual dengan pendekatan penapisan dan profilaksis IMS yang terstruktur dan berbasis lini waktu.Downloads
Download data is not yet available.
Published
2026-09-17
How to Cite
Eta Auria Latiefa, Devi Artami Susetiati, Alessandro Alfieri, & Hardyanto Soebono. (2026). PENAPISAN INFEKSI MENULAR SEKSUAL PADA PENYINTAS KEKERASAN SEKSUAL: TINJAUAN SISTEMATIS SEBAGAI DASAR ALGORITMA KLINIS. The Abstract Proceedings of the Scientific Meeting of the Indonesian Society of Dermatology and Venereology, 1(1), 59. Retrieved from https://conference.perdoski.id/index.php/insdv/article/view/63
Conference Proceedings Volume
Section
Articles

